
Keterangan Gambar : Presiden RI Memanggil Bupati Maros Dan Pimpinan Daerah Lainnya, Bahas Proyek Strategis Nasional (PSN), Selasa (27/2/2024). Foto : kembaroginews
PRESIDEN JOKOWI PANGGIL BUPATI MAROS BAHAS PROYEK STRATEGIS NASIONAL
Kontributor : Radio Maros FM Sulawesi Selatan
Editor : Edo Santiago
indonesiapersada.id - Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan : Bupati Maros, AS Chaidir Syam dipanggil menghadap Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Selasa, 27 Februari 2024.
Bukan hanya Chaidir, Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin; Wali Kota Makassar, Moh Ramadhan Pomanto; Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan; Bupati Pangkep, M Yusran Lalogau dan Penjabat Bupati Takalar, Setiawan Aswad juga ikut dipanggil.
Informasi yang diterima, pertemuan ini membahas sejumlah program yang diusulkan menjadi prioritas dan masuk menjadi proyek strategis nasional.
Demikian seperti dilaporkan Reporter LPPL Maros FM Sulawesi Selatan, dalam program siaran berita serentak berjejaring Berita Indonesia Live (BILive) edisi Jumat (1/3/2024) yang diampu oleh INDONESIAPERSADA.ID.
Chaidir mengungkapkan, khusus di Kabupaten Maros, ada beberapa program yang diusul. Seperti penanggulangan banjir lewat program normalisasi sungai.
Dia mengatakan, saat ini, Sungai Maros yang memiliki panjang 70 kilometer sudah mengalami pendangkalan 0.75 meter di bagian muara.
“Jadi ada sekitar 102 hektare yang mengalami pendangkalan. Harapan kita pemerintah pusat bisa membantu kita untuk proses normalisasi sungai,” ujarnya.
Selain itu, ada pula pembangunan jaringan jalan yang dinilai sudah tidak memenuhi standar. Kemudian jalan Mamminasata di Maros, yang saat ini pembangunannya melambat karena tak lagi masuk dalam proyek strategis nasional.
Terakhir, adalah pembangunan tol sepanjang pesisir yang berdampingan dengan jalur kereta api dan menghubungkan sejumlah wilayah.
“Untuk Maros, kita punya empat usulan,” tutupnya.
Diketahui, rombongan ini dipimpin langsung oleh Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin. Dalam pertemuan ini di paparan tentang rencana pembangunan Sulawesi Selatan secara keseluruhan.
_rev1.jpg)


Facebook Comments