
Keterangan Gambar : Para peserta Borobudur Edurun 7 Tahun 2026 bergerak lari meninggalkan garis start di Gerbang Gajah Borobudur, Minggu (18/1/2026).* (foto: dok. panitia)
BOROBUDUR EDURUN 7 TAHUN 2026, OLAHRAGA PEDULI PENDIDIKAN
Kontributor: Dicky – LPPL Radio Magelang FM Kab. Magelang Jawa Tengah. Editor: Rita Zoelkarnaen
Magelang, Jawa Tengah – indonesiapersada.id: Ajang olahraga lari marathon Borobudur Edurun 7 Tahun 2026 telah sukses berlangsung pada Minggu (18/1/2026) lalu. Sebanyak 1.500-san pelari ikut berpartisipasi, dengan start dan finish di Gerbang Gajah, Kembang Limus, Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Peserta terbagi dalam dua kelompok, fun run 3 km dan marathon 7 km dengan rute melewati pemandangan pedesaan.
Borobudur Edurun 7 Tahun 2026 berbeda dengan kegiatan serupa yang lain, karena dana yang berhasil dihimpun digunakan untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Magelang. Dana yang terkumpul dimanfaatkan untuk renovasi lima sekolah, yaitu SMP Muhammadiyah 2 Candimulyo, MI - MTs Yaspih Secang, SD Karangkajen Secang, SMP Ma’arif Mungkid, serta SD Sirojul Munir Windusari.
Hal tersebut sebagaimana dikutip dari laporan Reporter Dicky dari LPPL Radio Gemilang FM Kabupaten Magelang dalam program siaran berita serentak Persatuan Radio TV Publik Daerah Seluruh Indonesia, Berita Indonesia Live (BILive), edisi Rabu (21/1/2026).
“Setiap sekolah menerima bantuan rata-rata Rp 10 juta,” terang Ketua Panitia Pelaksana, Atot A. Gunadharma, dalam keterangannya kepada media.
Borobudur Edurun 7 Tahun 2026 digelar oleh Nusantara Learning Center (NLC), sebagai wadah kebersamaan dan kepedulian sosial untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Magelang. Dengan banyaknya peserta itu, berdampak pada pergerakan ekonomi di Kabupaten Magelang. Puluhan stand UMKM berjajar ramai pembeli. Suksesnya event Borobudur Endurun ini memberikan pengalaman berbeda bagi peserta, yang tidak hanya berolahraga tetapi juga menikmati keindahan alam Magelang.* (dicky)
_rev1.jpg)


Facebook Comments