
Keterangan Gambar : “Discussion of Human Resources: Core Values and Employer Branding ASN”, yang dilaksanakan secara daring, di Jakarta, pada Jumat (25/2/2022).
Tingkatkan Profesionalitas ASN, Kemenparekraf Komitmen Internalisasikan Konsep Kerja BerAKHLAK, 4AS, dan 3G
INDONESIAPERSADA.ID I Jakarta, 26 Februari 2022 - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus berupaya melakukan langkah-langkah untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas ASN (Aparatur Sipil Negara) agar kinerjanya semakin baik serta mendukung pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Salah satu upayanya adalah dengan menggelar “Discussion of Human Resources: Core Values and Employer Branding ASN”, yang dilaksanakan secara daring, di Jakarta, pada Jumat (25/2/2022).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari ditetapkannya core values BerAKHLAK dan employer branding Bangga Melayani Bangsa bagi seluruh ASN di Indonesia oleh Presiden Joko Widodo pada 27 Juli 2021.
Bagaimana core values BerAKHLAK ini juga lekat dengan Akhlakul Karimah (akhlak terpuji). Dimana BerAKHLAK ini berorientasi pada pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Jadi, setiap pegawai di lingkungan Kemenparekraf harus menjadikan tujuh nilai dasar BerAKHLAK ini sebagai pedoman dalam berperilaku dan bekerja.
"Ketujuh nilai dasar ASN BerAKHLAK tentunya menjadi pedoman perilaku bagi ASN, from the top all the way to the bottom and from the bottom all the way to the top," ujarnya.
Selain nilai dasar BerAKHLAK dan employer branding “Bangga Melayani Bangsa”, pada kegiatan ini Menparekraf juga kembali mengingatkan budaya kerja 4AS (kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas), 3G ('gercep' gerak cepat, 'geber' gerak bersama, dan 'gaspol' garap semua potensi lapangan kerja), serta 3T (tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu) juga perlu diterapkan dalam keseharian pegawai di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf demi kemajuan bangsa dan negara.
"Melalui kegiatan ini harapannya kita bersama jaga Indonesia, kita pulihkan ekonomi dan buka peluang kerja seluas-luasnya," kata Sandiaga
Menparekraf Sandiaga tak luput mengingatkan kepada seluruh pihak, bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ini sangat lekat dengan citra terhadap suatu daerah. Dan citra bangsa yang baik tentu akan dibangun oleh masyarakat dan pemerintah yang berkualitas. Oleh karenanya, para ASN harus mengambil andil dalam menjaga nama baik pariwisata Indonesia dan mengharumkan nama bangsa.
"Maka kalau ada mafia karantina, mafia visa, ini buat saya adalah suatu hal yang sangat mencoreng muka pariwisata dan kita harus bergerak cepat. Karena citra yang kita bangun akan luntur dalam sekejap jika kita harus berhadapan dengan kegiatan yang mengambil kesempatan dalam kesempitan mencoreng wajah Indonesia. Karena bukan hanya pariwisata kita yang tercoreng tapi juga seluruh bangsa dan negara di mata dunia," kata Menparekrar.
Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama Kemenparekraf/Baparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani, mengatakan saat ini Kemenparekraf/Baparekraf telah menetapkan Keputusan Menteri Parekraf/Kepala Baparekraf Nomor KM/109/KU.09.02/2021 tentang Nilai-Nilai Dasar dan Budaya Kerja Kemenparekraf/Baparekraf.
“Sejak awal Mas Menteri bersama dengan Mba Wamen juga terus memotivasi kita semua agar bekerja dengan penuh tanggung jawab serta berpedoman pada budaya kerja 4AS dan semboyan 3G," kata Sesmen.
Dengan menerapkan nilai-nilai dasar ASN, budaya kerja serta semboyan 3G, sepanjang tahun 2021 Kemenparekraf/Baparekraf telah berhasil meraih berbagai penghargaan. Diantaranya BKN Awards, Anugrah Keterbukaan Informasi Publik, TOP Government Public Relation Awards, dan lain sebagainya.
“Penghargaan-penghargaan serta sederet prestasi yang berhasil diraih ini tentu merupakan hasil kerja keras dan kerja bersama dari kita semua dan menjadi pemicu semangat untuk bekerja dengan lebih maksimal di tahun-tahun mendatang,” kata Ni Wayan Giri.
Sementara, Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur, KemenPAN-RB, Alex Denni menyampaikan bahwa BerAKHLAK adalah akronim dari nilai-nilai yang sebetulnya sudah dimiliki oleh kementerian/lembaga dan ada dalam undang-undang. Hanya saja core values BerAKHLAK bentuknya lebih sederhana sehingga memudahkan para ASN untuk mengaplikasikan pada pekerjaan sehari-hari.
Core values BerAKHLAK diharapkan dapat menjadi fondasi bagi ASN sebagai budaya yang kokoh dalam jangka panjang.
"Karena tidak semua orang menjadi ASN, tetapi kalau memilih jadi ASN jadilah ASN yang berorientasi pada pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif," ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo; para Deputi di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf; para Pejabat Pimpinan Tinggi, pejabat fungsional; seluruh peserta para pegawai Kemenparekraf/Baparekraf, serta founder ESQ Leadership Center, Ary Ginanjar.
Pada kesempatan ini, Ary menyampaikan pentingnya penguatan nilai-nilai dasar BerAKHLAK bagi seluruh pegawai agar organisasi dapat menunjukkan kinerja yang maksimal. Selain itu, sebagai ASN juga diharapkan dapat memiliki 5 kemampuan utama yaitu: mampu beradaptasi, mampu bertahan dalam segala situasi, mampu bekerjasama, mampu memahami hal baru dengan cepat, dan mampu untuk terus berprestasi.
“Perubahan akan terus terjadi tetapi untuk menjadi bangsa yang besar, core values harus tetap dipertahankan,” ucapnya.
_rev1.jpg)


Facebook Comments