Sekjen Kominfo Apresiasi Kerja Bersama Negara ASEAN Terapkan Transformasi Digital Inklusif
editor : rahadio
indonesiapersada.id I jakarta - Perkembangan sektor digital di kawasan ASEAN terus mengalami peningkatan. Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Mira Tayyiba menyatakan selama pandemi Covid-19, negara anggota ASEAN telah membuat kemajuan luar biasa dalam mendorong pemulihan ekonomi dampak pandemi di kawasan ASEAN.
“Khususnya melalui ASEAN Kerangka Pemulihan Komprehensif (ACRF) yang menggarisbawahi pentingnya transformasi digital yang inklusif,” ujarnya saat mewakili Menkominfo Johnny G. Plate dalam The 2nd ASEAN Digital Ministers Meeting (ADGMIN-2) yang berlangsung virtual dari Jakarta Pusat, Kamis (27/01/2022).
Sekjen Mira Tayyiba menyampaikan apresiasi kepada negara Anggota ASEAN yang telah menerapkan teknologi digital sebagai upaya menjaga perekonomian di tengah lanskap kesehatan global yang terus berubah.
"Sektor digital menjadi tulang punggung pemulihan pandemi di tengah lanskap kesehatan global yang terus berubah dan terus tumbuh positif pada tahun 2020-2021,” jelasnya.
Menurut Sekjen Kementerian Kominfo, perkembangan ekosistem digital di kawasan ASEAN merupakan kunci dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi yang lebih tangguh dan menyeluruh.
"Adopsi digital dan memastikan konektivitas digital bagi UMKM dan komunitas lainnya yang terkena dampak pandemi adalah sarana untuk mencapai pemulihan ekonomi yang inklusif, memberdayakan, dan berkelanjutan di ASEAN,” jelasnya.
Roadmap Indonesia Digital
Dalam forum itu, Sekjen Mira Tayyiba menyampaikan upaya Pemerintah Republik Indonesia melakukan pendekatan holistik dalam mengembangkan Indonesia Digital Roadmap 2021-2024.
"Menyadari pentingnya agenda transformasi digital yang inklusif, Kementerian Kominfo telah menyusun Roadmap dengan fokus pada 4 (empat) bidang prioritas yaitu infrastruktur digital, pemerintahan digital, ekonomi digital, dan masyarakat digital,” jelasnya.
Untuk memastikan konektivitas yang inklusif, Pemerintah Republik Indonesia memperluas akses internet ke wilayah terluar nusantara melalui penggelaran jaringan 4G secara masif.
“Selain itu juga pengembangan satelit SATRIA-I dengan throughput tinggi untuk menyediakan akses internet di 150.000 fasilitas umum,” jelas Sekjen Kementerian Kominfo.
Guna memperkuat kesiapsiagaan ekosistem digital mengajak masyarakat untuk bermigrasi dari ruang fisik ke ruang digital, Kementerian Kominfo telah memulai beberapa kebijakan seperti pembangunan Pusat Data Nasional untuk mendukung penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Satu Data Indonesia.
“Kami juga memiliki program digitalisasi UMKM memberikan pelatihan literasi digtial untuk lebih dari 12 juta masyarakat setiap tahun. Kesemuanya ini sesuai dengan visi yang dimiliki oleh Negara Anggota ASEAN dalam ASEAN Digital Masterplan 2025,” tutur Sekjen Mira Tayyiba.
Sekjen Kementerian Kominfo menegaskan Pemerintah Indonesia siap memperkuat kolaborasi dan kohesivitas dalam upaya antar Negara Anggota ASEAN untuk mencapai pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19.
“Perlu diingat bahwa pemulihan dan transformasi digital berjalan beriringan, tidak ada yang dapat dicapai tanpa kolaborasi. Saatnya Negara Anggota ASEAN mengakui kekuatan dan kemampuan kita untuk pulih bersama dan pulih lebih kuat sebagai komunitas yang terhubung secara digital,” paparnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekjen Mira Tayyiba mewakili Menkominfo Johnny G. Plate menyampaikan keprihatinan atas situasi yang terjadi di Myanmar dan berharap agar perdamaian dan stabilitas dapat dipulihkan.
"Indonesia tetap berkomitmen untuk mendukung Myanmar dalam upaya untuk mengembalikan ke kondisi normal sesuai dengan kehendak rakyat Myanmar melalui proses dialog yang inklusif,” ungkapnya.
ADGMIN-2 berlangsung hari ini secara virtual dengan Myanmar sebagai tuan rumah (host country). ADGMIN-2 mengangkat tema Digital Transformation: Engine for ASEAN Economic Recovery from Covid-19.
Dalam ADGMIN-2, delegasi Indonesia dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Mira Tayyiba yang mewakili Menteri Komunikasi dan Informatika. ADGMIN-2 juga dihadiri oleh seluruh negara anggota ASEAN, Mitra Wicara, dan perwakilan International Telecommunication Union. (de)
_rev1.jpg)



Facebook Comments