GEMPABUMI TEKTONIK M5,3 DI MELONGUANE, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI

Keterangan Gambar : Hasil info pendahuluan BMKG menunjukkan gempabumi ini berkekuatan M=5,3 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=5,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 5,15° LU; 125,72° BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 166 km arah Barat Laut Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada kedalaman 168 km. 


Kejadian dan Parameter Gempabumi: 
INDONESIAPERSADA.ID I JAKARTA - Hari Jumat, 29 Oktober 2021 pukul 11.33.33 WIB wilayah Melonguane diguncang gempa tektonik. Hasil info pendahuluan BMKG menunjukkan gempabumi ini berkekuatan M=5,3 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=5,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 5,15° LU; 125,72° BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 166 km arah Barat Laut Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada kedalaman 168 km. 

Jenis dan Mekanisme Gempabumi: 
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat aktivitas subduksi Lempeng Filipina. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan sesar turun dengan kombinasi geser ( oblique-normal fault ).

Dampak Gempabumi: 
Berdasarkan peta guncangan ( shakemap ), gempabumi ini berpotensi dirasakan di daerah Melonguane II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI. 

Gempabumi Susulan: 
Hingga hari Jumat, 29 Oktober 2021 pukul 12.15 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ).

Rekomendasi: 
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah. 
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.*  


 

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.