BNPB FOKUS PERCEPAT PENANGANAN BANJIR DI SUMATERA

Keterangan Gambar : Pesawat Cessna Caravan PK-SNG bersiap terbang dari Bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh distribusi bantuan untuk korban terdampak banjir bandang di Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah.* (foto: bnpb)


Tapanuli Utara – indonesiapersada.id: Seiring cuaca yang membaik, hari ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) fokus percepat penanganan banjir longsor di Sumatera Utara (Sumut), Aceh dan Sumatera Barat (Sumbar). Pencarian korban hilang oleh tim SAR gabungan gencar dilakukan, seiring dengan upaya distribusi bantuan logistik bagi korban terdampak, serta upaya pemulihan akses komunikasi. Demikian disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos, MM dalam press con Sabtu sore (29/11) di Tapanuli Utara.

BBM4D Login

Link Bem4d

TOTO4D

bola88

bem4d

bbm4d

visa4d link

bbca4d/p>

bbm4d link

WG4D Link

visa4d login

bola88

bem4d

bbm4d

visa4d login

bbca4d

visa4d

visa4d

bbca4d

visa4d

tiktok88

slot ngacir

tiktok88

Slot ngacir

visa4d

visa4d login

visa4d

visa4d

visa4d

Melalui Bandara Kualanamu Medan Sumut, helikopter BNPB mengangkut bantuan untuk disitribusikan di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. Sedangkan melalui Bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh Provinsi Aceh, pesawat Cessna Caravan PK-SNG diterbangkan mengangkut bantuan untuk korban terdampak di Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah. Bantuan yang dibagikan berupa sembako, makanan siap saji, popok bayi, pembalut wanita, selimut, sarung, hingga genset dan BBM serta peralatan komunikasi star-link.

Sedangkan penanganan darurat distribusi logistik sudah dapat dilakukan melalui jalur darat di lima kabupaten di Aceh, meliputi Aceh Tenggara, Gayo Luwes, Aceh Besar, Aceh Barat dan Pidie Jaya. Kapal cepat juga dikerahkan untuk distribusi bantuan ke wilayah Lhokseumawe. Kawasan Langsa dan Aceh Timur memerlukan distribusi bantuan melalui udara.

Operasi pencarian korban hilang di wilayah Sumatera Utara, difokuskan di Sibolga, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan. Pendistribusian logistik juga paralel dilakukan ke Sibolga dan Tapanuli Tengah melalui jalur udara dan laut karena daerah tersebut masih terisolir.

Sementara di wilayah Sumbar, hari ini operasi pencarian juga terus dilakukan di wilayah Kabupaten Agam. Sebanyak 74 orang dilaporkan meninggal dunia akibat banjir longsor di wilayah tersebut, serta 78 orang dilaporkan hilang/belum ditemukan.* (rit’z)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.