25 TAHUN OTODA, KOTA BLITAR SEMAKIN INOVATIF

Keterangan Gambar : SEMANGAT MELAYANI. Pusat Pelayanan Publik Kota Blitar di Blitar Square. Bersih, sejuk, nyaman, ramah.* (foto: mahardhika for IP)


Kontributor: LPPL Radio Mahardhika FM Kota Blitar Jawa Timur

indonesiapersada.id – Blitar Kota : Setiap kali menjelang 25 April, seluruh Pemerintah Daerah di Indonesia pasti melakukan inventarisasi, apa saja manfaat Otonomi Daerah bagi warganya. Melalui berbagai inovasi, pastilah setiap daerah berlomba – lomba memberikan yang terbaik bagi warganya dalam kerangka Otonomi Daerah yang memang dirancang harus sebesar – besarnya memberikan manfaat bagi warga di daerah.

Demikian disampaikan Wali Kota Blitar Sntoso disela pengambilan visual anchor untuk pembuatan video Pelayanan Publik dan Potensi Kota Blitar dalam kerangka Otonomi Daerah, di Makam Bung Karno (MBK), Rabu (21/4/2021) siang.

“Kami harus menempatkan diri sebagai pelayan masyarakat. Yang terbaru, yang telah diluncurkan 5 April (2021 – red) lalu berupa Mall Pelayanan Publik di Blitar Square,” kata Santoso.

Lebih lanjut Santoso mengatakan, Otonomi Daerah harus memberikan pelayanan publik yang semakin mudah bagi masyarakat, sehingga setiap daerah memang dituntut untuk melakukan berbagai inovasi pelayanan. Visi misi yang berupaya ia wujudkan yaitu Kota Blitar Keren, Unggul, Makmur, dan Bermartabat seoptimal mungkin diselaraskan dengan tujuan Otonomi Daerah yang mempermudah dan mempercepat pelayanan bagi masyarakat.

Dengan semangat "Rukun Agawe Santoso", Pemkot Blitar telah berhasil menciptakan berbagai inovasi untuk mempermudah masyarakat. Santoso kembali mengatakan, Pusat Layanan Publik di pusat perbelanjaan Blitar Square memudahkan masyarakat karena cukup di satu tempat saja untuk memperoleh berbagai pelayanan publik.

Meliputi Samsat Corner, Pelayanan Imigrasi oleh Kantor Imigrasi Kelas II, Pelayanan Perizinan Usaha oleh Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan PTSP, Pelayanan Perpanjangan KTP oleh Dispendukcapil, serta Bank Jatim. Dengan adanya layanan ini masyarakat tidak perlu antre datang ke kantor pelayanan. Warga dapat memanfaatkan waktu berkunjung ke mall sekalian mengurus administrasi kependudukan dan perizinan yang diperlukan.

Selain Mall Pelayanan Publik, Pemkot Blitar juga meluncurkan Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) di setiap kecamatan. Mesin itu memudahkan masyarakat mencetak berbagai dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Akta Kelahiran, dan Akta Kematian secara mandiri.

“Kemudian, di sektor ekonomi, saya menargetkan dalam 100 hari kerja pertama saya sebagai Wali Kota, harus bisa mencetak dua wira usaha baru di setiap kelurahan,” tambah Santoso.

Merujuk data di Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Kota Blitar, jumlah pelaku usaha mikro Kota Blitar saat ini tercatat sebanyak 12.437 orang. Puluhan ribu wira usaha ini bergerak di berbagai sektor usaha kecil menengah. Santoso berharap, melalui Mall Pelayanan Publik dan Anjungan Dukcapil Mandiri, semakin mendekatkan pemerintah dengan masyarakat dan sebaliknya.* (mahardhika for IP)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.