GANDENG BNPB, LPPL AJAK WARGA SIAGA HADAPI BENCANA DAN JAGA KESEHATAN MENTAL

Keterangan Gambar : Live Talkshow Serentak Mental Health Series #8, kali ini menghadirkan narasumber dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Penasaran apa bahasannya? Ikuti melalui kanal Youtube PERSADA ID TV dan Program TV Tabalong, atau Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) di daerah, Rabu (7/10/26) pukul 10.00 - 11.00 WIB.* (foto: dok)


Melalui Program Live Talkshow Serentak Mental Health Series #8

Jakarta – indonesiapersada.id: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam berbagai kesempatan selalu mengingatkan masyarakat Indonesia agar waspada bencana alam. Kondisi geografisnya berada di titik pertemuan tiga lempeng besar dunia, yaitu Eurasia – Indo Australia – dan Pasifik yang sewaktu-waktu memicu gempa bumi dan tsunami.

Indonesia juga dilalui jalur pegunungan aktif dunia (cincin api pasifik/ ring of fire) dengan lebih dari 127 gunung berapi aktif. Serta iklim tropis dengan negara kepulauan di garis khatulistiwa seringkali memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin putting beliung, dan tanah longsor.  

Misalnya, gempa Flores Nusa Tenggara Timur berkekuatan M7,7 pada 15 Agustus 2026 yang meluluhlantakkan ratusan ribu rumah warga. Kemudian sepanjang tahun 2026 ini, tercatat 11 gunung berapi meletus di jalur Sumatera hingga Maluku Utara, mulai dari Gunung Sinabung di Karo Sumatera Utara pada 31 Agustus 2026 hingga Gunung Dukono di Maluku Utara pada 8 Mei 2026 yang letusannya masih terus terjadi hingga Oktober.

Belum lagi catatan bencana hidrometeorologi, banjir bandang dahsyat yang menyapu Sumatera Utara, Aceh dan Sumatera Barat pada akhir November 2025. Di sisi lain bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, yang membuat sejumlah provinsi menetapkan status tanggap darurat seperti Kalimantan Tengah.

Menurut Ketua Harian Persatuan Radio TV Publik Daerah Seluruh Indonesia (INDONESIAPERSADA.ID) Syaifudin Ahmad, menyikapi kondisi tersebut,  memerlukan kepedulian semua pihak.

“Terutama media massa, untuk mengedukasi dan mengingatkan warga masyarakat agar senantiasa waspada dan siaga menghadapi bencana,” ungkap Syaifudin dari kediamannya di Pasuruan Jawa Timur, Selasa (6/10/26).

Karena itulah program siaran berjejaring Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Indonesia, live talkshow serentak Mental Health Series #8 edisi Rabu (7/10/26) pukul 10.00 – 11.00 WIB mengangkat tema Bencana Datang, Harapan Jangan Hilang: Menjaga Kesiapsiagaan dan Kesehatan Mental Masyarakat.

Menghadirkan narasumber Berton Panjaitan Plt. Kapusdatinkom Kebencanaan BNPB dan Dzulfani S. Nisa psikolog Yayasan Nalar Naluri Nurani Jakarta. Acara akan dipandu host Rina Rapita Sari dari Radio Suara Tabalong yang juga presenter TV Tabalong dan ditayangkan melalui kanal Youtube PERSADA ID TV dan Program TV Tabalong.

Jalannya acara akan di-relay disiarkan oleh anggota Persatuan Radio TV Publik Daerah Seluruh Indonesia (INDONESIAPERSADA.ID) mulai dari Aceh hingga Papua. Setidaknya tercatat ada 62 stasiun radio yang akan menyiarkan serentak. Antara lain Radio Panglima Polem Aceh Besar Aceh, Radio Suara Kabupaten Kupang (RSKK) Nusa Tenggara Timur, hingga Radio Swara Mappi Papua Selatan.* (rit’z)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.