Kolaborasi Cetak 22 Ribu Wirausaha Digital Indonesia

indonesiapersada.id I jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama IEEE Indonesia dan Google Indonesia menyelenggarakan seminar dan pelatihan Women in Digital Entrepreneurhsip. Pelatihan yang berlangsung secara virtual merupakan bagian dari program untuk mencetak 22.000 wirausaha digital Indonesia dalam era Revolusi Industri 4.0.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Kominfo, Hary Budiarto menyatakan kolaborasi  dalam Digital Entrepreneurship Academy Digital Talent Scholarship 2021 itu ditargetkan untuk memberikan pengetahuan kepada perempuan dan meningkatkan kesadaran komunitas.

"Kami berharap pelatihan ini bisa mendorong perempuan menambah wawasan dan kompetensi di bidang kewirausahaan digital. Sekaligus menjadi bagian kerja bersama semua pihak baik dari pemerintah, komunitas akademisi, global tech, dan pihak lain yang menyadari pentingnya peningkatan SDM perempuan Indonesia di era digital," ujarnya di Jakarta, Selasa (20/04/2021).

Menurut Hary Budiarto, transformasi digital pada masyarakat Indonesia dilaksanakan melalui berbagai prakarsa yang melibatkan masyarakat serta kalangan akademisi, bisnis, komunitas dan pemerintahan.

"Targetnya bisa mempercepat terwujudnya tata kemasyarakatan baru dengan tatanan sosial, ekonomi, dan bisnis yang lebih baik, yang didukung oleh teknologi dan budaya digital," jelasnya.

Kepala Badan Litbang SDM menyatakan transformasi digital akan berhasil jika mengangkat prinsip inklusivitas, termasuk dengan mengangkat peran perempuan Indonesia sebagai bagian aktif dalam aspek kebijakan, bisnis, teknologi, dan aktivitas pemberdayaan.

"Keniscayaan ini yang menjadi perhatian Kominfo, Institute of Electical and Electronics Engineers (IEEE) dan Google, yang mendorong diselenggarakannya kegiatan tanggal 21 s.d. 22 April 2021," ungkapnya.

Acara yang berlangsung virtual dan terjadwal dalam Girls in ICT Day 2021 World Wide Events itu menjadi bagian peringatan Hari Kartini Tahun 2021.

Dibuka resmi besok

Seminar dan pelatihan dibuka secara resmi besok, Rabu (21/04/2021). Pada hari pertama tanggal 21 April 2021, diskusi panel dibuka Menkominfo Johnny G. Plate dengan memberikan paparan kunci. Didampingi Ketua IEEE Indonesia, Wahyudi Hasbi, sambutan kunci itu mengangkat perspektif atas wirausaha digital perempuan dalam konteks kebijakan di Indonesia.

Diskusi panel juga menghadirkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno; Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak, I Gusti Ayu Bintang; Ketua Komisi 1 DPR, Meutya Viada Hafid; Sekjen Kementerian Kominfo, Mira Tayyiba; serta Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintahan Google Indonesia, Putri Alam. Dimoderatori oleh Ford L Gaol dan Kuncoro Wastuwibowo dari IEEE Indonesia.

Menurut Koordinator Acara bertajuk Perempuan dalam Kewirausahaan Digital, Cleossa LA Putri, kegiatan itu mengambil semangat Kartini dan semangat #GirlsinICT International Telecommunication Union (ITU) yang dirayakan secara internasional pada 22 April.

“Sehingga rangkaian acara ini berlangsung dalam dua (2) hari, yaitu tanggal 21 dan 22 April. Cukup diminati dan setelah dilakukan seleksi mampu mengamodir 1.054 peserta perempuan  dengan sebaran cukup beragam dari seluruh Indonesia,” tuturnya.

Di hari kedua, akan berlangsung sesi  inspiring talk dan pelatihan pada tanggal 22 April 2021.  Sesi itu menghadirkan pemangku kepentingan dan role model perempuan dalam kewirausahaan digital antara lain Penasehat BAKTI Kominfo pada Palapa Ring, Koesmarihati dan Komisaris Utama PT Alita, Ita Yulianti.  Dilanjutkan dengan program pelatihan yang diberikan oleh Agnes Irwanti, dari IEEE Indonesia dan Lisa Zhang dari Google, diberikan secara daring yang interaktif.

"Materi yang dibahas mengenai keamanan dalam transaksi elektronik,  tips dan trik meningkatkan percaya diri pada wanita wirausaha, termasuk merinci berbagai macam faktor unik yang menjadi tantangan para wanita wirausaha yang dapat mempengaruhi kepercayaan diri, serta tips untuk mengatasinya untuk menjadi wirausaha yang lebih sukses," jelas Cleossa LA Putri.

Cleossa menyatakan pelatihan yang berlangsung virtual itu diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada perempuan Indonesia. “Dengan adanya kolaborasi pelatihan ini, diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada perempuan Indonesia untuk menjadi digipreneur dan membuka lapangan kerja baru,” ujarnya.

Koordinator Pokja DEA-DTS 2021, Riza Azmi menyatakan rangkaian kegiatan itu, menjadi bagian dari upaya Kementerian Kominfo untuk meningkatkan ekonomi digital Indonesia selama pandemi dengan target 22.000 wirausaha digital di tahun ini.

“Salah satu target DEA adalah mendorong perempuan dan Ibu Rumah Tangga menjadi digipreneur baru untuk meningkatkan ekonomi keluarga selama masa pandemi,” jelasnya.

Selain Digital Entrepreneurship Academy (DEA), Program Digital Talent Scholarship (DTS) 2021 juga menyediakan peltihan untuk lulusan SMA/SMK dan perguruan tinggi yaitu  Vocational Graduate Academy (VGA) dan Fresh Graduate Academy (FGA).

Ada Thematic Academy (TA) untuk masyarakat dan buruh migran serta Profesional Academy untuk meningkatkan kompetensi pekerja profesional. DTS juga membuka Talent Scouting Academy untuk peningkatan bakat dan  potensi dalam dunia teknologi. Sementara untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) terdapat Government Transformation Academy agar ASN bisa menggunakan teknologi digital lebih baik dalam pelayanan publik

Pelaksanaan DTS 2021 bekerja sama dengan startup digital, perguruan tinggi, dan mitra global tech companies di antaranya Amazon, Cisco, Facebook, Google, IBM, Microsoft, Oracle, Progate, Red Hat, serta mitra lokal di bidang edutech. (de)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.