RP 3,5 M UNTUK REHAB RUMAH TIDAK LAYAK HUNI KOTA BLITAR

Keterangan Gambar : Salah satu rumah tidak layak huni yang sudah selesai digarap dalam program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Kota Blitar.* (mahardhika for IP)


Kontributor: LPPL Radio Mahardhika FM Kota Blitar Jatim

INDONESIAPERSADA.ID – BLITAR KOTA: Pengentasan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) hingga kini masih menjadi salah satu fokus kerja Pemerintah Kota Blitar. Yang mana tahun ini, Pemerintah Kota telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 3,5 milliar, untuk perbaikan 238 unit rumah.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kota Blitar, Erna Santi, saat dikonfirmasi pekan lalu (Sabtu, 20/2/2021) mengatakan, anggaran RTLH tahun ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Pusat dan APBD 2021. Rincian, anggaran dari DAK sebesar Rp. 2 milliar, untuk perbaikan 140 unit rumah dengan kerusakan berat. Sedangkan anggaran yang dialokasikan di APBD 2021 sebesar Rp. 1,5 milliar, untuk perbaikan 98 unit rumah dengan kerusakan ringan, sedang hingga berat.

Menurut Erna, kebanyakan penerima program RTLH ini berasal dari Kecamatan Kepanjenkidul dan Sananwetan. Sedangkan Kecamatan Sukorejo sudah banyak terpenuhi di periode sebelumnya.

"Bantuan dari DAK yang diterima masing-masing rumah nanti Rp. 20 juta. Kalau yang dari APBD 2021 mulai dari Rp. 7,5 juta sampai Rp. 17 juta tergantung kerusakannya," kata Erna.

Erna menambahkan saat ini pihaknya terus melakukan pemantapan realisasi program tersebut, hingga diteribkan SK Wali Kota tentang penerima program RTLH. Mengingat pendataan dan verifikasi calon penerima sudah dilakukan dan diajukan sejak tahun lalu. Pihaknya terus mengebut realisasi RTLH sebagai upaya mewujudkan masyarakat sejahtera dengan menghadirkan hunian yang layak dan aman.

"Nantinya realisasi program akan dilakukan secara bertahap di tahun 2021," pungkas Erna.* (mahardhika for IP)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.