KOMINFO TEKAN WA DAN FB LINDUNGI DATA PRIBADI PENGGUNA

Keterangan Gambar : Menkominfo Johny G. Plate, Senin (11/1) di Jakarta, memberikan keterangan pers hasil pertemuannya dengan perwakilan Whatsapp/Facebook Asia Pacific Region.* (foto: Kominfo)


indonesiapersada.id – Jakarta: Polemik tentang ketentuan baru yang diberlakukan pemilik platform Whatsapp dan Facebook terhadap pengguna, menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan data pribadi. Merespon hal tersebut, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johny G. Plate telah melakukan pertemuan dengan perwakilan Whatsapp/Facebook Asia Pacific Region untuk membahas pembaruan kebijakan privasi.

“Kementerian Kominfo menekankan agar Whatsapp/Facebook serta pihak – pihak terkait melakukan beberapa hal. Terutama perlindungan data pribadi pengguna,” tegas Johny Plate, dalam release tertulis, Senin (11/1) di Jakarta.

Whatsapp/Facebook Asia Pacific Region diminta menjelaskan secara transparan ke publik tentang tujuan dan dasar kepentingan pemrosesan data pribadi. Publik juga harus tahu bagaimana mekanisme pengguna memperoleh hak – haknya, terutama hak untuk menarik kembali atau membatalkan persetujuan yang telah diberikan mengingat hak privasi dijamin oleh Undang – Undang. Pemilik platform juga diminta menjelaskan hal – hal yang menjadi perhatian publik.

Lebih lanjut Menkominfo menjelaskan, Whatsapp/Facebook Asia Pacific Region wajib mematuhi ketentuan hukum dan perundang – undangan, terutama yang mengatur perlindungan data pribadi di Indonesia. Misalnya, melaksanakan pemrosesan data pribadi sesuai dengan prinsip – prinsip yang berlaku. Juga wajib menyediakan formulir persetujuan pemrosesan data pribadi dalam Bahasa Indonesia.

“Selain itu, pengelola platform juga diwajibkan melakukan pendaftaran sistem elektronik, menjamin pemenuhan hak – hak pemilik data pribadi. Dan kewajiban berdasarkan ketentuan – ketentuan lain sebagaimana diatur dalam peraturan perundang – undangan yang berlaku,” imbuh Johny Plate.

Dalam beberapa hari terakhir, memang muncul notifikasi bagi pengguna Whatsapp diminta memilih setuju atau tidak tentang ketentuan baru menyangkut privasi data – data pribadi bagi penggunanya. Jika pemilik akun Whatsapp tidak setuju, mulai 8 Pebruari 2021 pemilik akun tidak lagi bisa menggunakan aplikasi tersebut.* (rit’z)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.