KELENTENG TUA HOK AN KIONG MUNTILAN MILIKI RUANG ALTAR GUS DUR

Keterangan Gambar : Pembersihan altar Gus Dur di Klenteng Hok An Kiong Muntilan Kabupaten Magelang menjelang perayaan Imlek 2575/2024. (Foto : Pemkab Magelang)


indonesiapersada.id - Kabupaten Magelang, Jawa Tengah : Sosok Kyai Haji Abdurrahman Wahid atau Gus Dur masih melekat di hati warga Tionghoa. Sebagai wujud penghormatan, foto Presiden RI ke-4 tersebut terpajang di salah satu altar Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hok An Kiong Muntilan, Kabupaten Magelang.

Kelenteng Hok An Kiong adalah Kelenteng tua di Jalan Pemuda Muntilan yang didirikan pada tahun 1878.

Pengurus Klenteng Hok An Kiong Muntilan, Budi Raharjo mengatakan, keberadaan altar Gus Dur itu karena sejak dulu warga Tionghoa, kelenteng memiliki hubungan dengan Nahdatul Ulama (NU) Muntilan. Saat Covid 19 bertepatan dengan ulang tahunnya NU pada Januari 2022 silam.

"Dia (warga NU) mau minta di sini upacara penyerahan foto nya Gusdur. Karena kita ada hubungan sama NU, terus di sini ya kurang lebih ada 300 sampai 400 orang upacara di sini menyerahkan foto," ungkap Budi Raharjo Rabu (07/02/2024).

Sesuai ijin dari PB NU, lanjut Budi, foto Gus Dur tersebut kemudian ditempatkan di sebuah ruang khusus di kelenteng yang dilengkapi meja altar, sarana ritual dan sesajen.

Menurut Budi, perlakuan istimewa foto Gus Dur itu adalah cara lembaganya meneladani sikap Presiden Indonesia keempat tersebut dalam menjaga toleransi antarumat beragama. Bahkan tidak cuma orang Tionghoa, banyak juga warga dari berbagai daerah yang datang ke kelenteng Hok An Kiong untuk berdoa.

"Apalagi 'kan Gus Dur termasuk Bapak Tionghua di Indonesia. Kita menghormati, kita ngasih altar untuk kalau mau berdoa di situ boleh," ujarnya.

Adapun untuk sesaji upacara doa ritual pihak kelenteng Hok An Kiong mempersembahkan lima macam buah yaitu seperti apel, jeruk, pisang atau lainnya yang mencakup lima unsur. Sesajen vegetarian aneka buah itu akan diganti saat bulan purnama agar karma baik hadir bagi semua umat.

"Tiap tanggal 1 sama tanggal 15 purnama. Pas bulan bulan itu kita memberi persembahan," jelasnya.

Dijelaskan Budi, menjelang tahun baru Imlek 2075 kali ini, altar Gus Dur juga turut dibersihkan bersama ribuan rupang (patung dewa) kelenteng tua Hok An Kiong. Setelah Imlek 15 hari akan digelar upacara Cap Go Meh.

Karena Imlek dirayakan pada tanggal 10 Februari, berarti Cap Go Meh akan jatuh pada tanggal 25 Februari 2024. Saat pergantian tahun Imlek juga digelar ritual sembahyangan oleh warga Tionghoa untuk memuja para dewa turun dari kayangan. Sedangkan pada perayaan Cap Go Meh tahun ini tidak digelar pesta kembang api, namun hanya atraksi seni liong dan barongsai saja.

"Sekarang pas kita untuk pemilu, untuk ketenangan lah. Barongsai ada, nanti malam tahun baru, malam Cap Go Meh juga ada," pungkasnya. *(Wahyu Hidayat/Slamet Rohmadi)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.

Slot Gacor